Saturday, January 30, 2016

Sepatu

: syahriatul amaniah
nona,
aku suka riuh tapak saat kau berjalan di atas lantai
seolah gemuruh di hari mendung dan aku pawang pemanggil hujan
tapi deras turunnya sudah, hanya redam langkahmu lamat-lamat kudengar semakin padam
nona,
sepatu di rak lemari sudah berdebu
mau kubersihkan dan tapi adik memakainya tak selera
hanya karena, tak ada kaki yang bisa ku cuci retak-retak tumitnya 
nona,
apakah permadani kulit sudah memenuhi surga?
Medan
Desember 2015

No comments:

Post a Comment