mata berjejal kesaksian dari gembalaan
yang hilang di padang surga buatan
tapi kaki terseok mirip orang cacat
peminta-minta. hanya saja dagumu tetap
lebih tinggi dari cakrawala sembari sesekali
menatap ke belakang, semisal ada suar
yang terlupa sebagai penanda. semakin lama semakin tinggi bunyi gelisah pada
genggam di atas kitab yang berpura-pura
memanjangkan keteguhan. tapi kau tahu
dan sebenarnya tahu, lengang mirip hutan
para peri yang semestinya kau tak pernah
singgahi.
Medan, Desember 2016