kau gila kau gila kau gila
kuucapkan mantra, setengah marah
kau tuli kau bisu kau buta.
kau penyakitan terkapar berdarah
Arrrrrrrrrr...ggaaahhh
timbul tenggelam
kepahitan
kebencian
menggigil terisak, samar ku rasa
namamu bergaung tak teraih
entah dimana pijak dunia
kuhabis pilu hilang tertatih
kau tak tau apa-apa
andai bisa ku katakan
andai bisa ku teriakan...
kutekan dalam-dalam gelegak api
mendidih disana airmata luka
segalanya
kita bakar semesta
dan kita bakar surga
Kau di kantung mataku, semakin berat untuk tak memimpikanmu. Tapi kau di kantung mataku, penyakit sebab rindu.
Wednesday, July 31, 2013
Tuesday, July 23, 2013
Makam [1]
kala pohon-pohon berlarian, berebut menjadi pagar nisanmu.
dipersemayamanmu, mereka menjadi pelindung,
dari kejamnya panas hari yang tak pernah sampai
dan tudung-tudung awan pun berkejaran,
bertaruh menjadi luruh-luruh hujan.
hendak menyuburkan benih yang takkan pernah tumbuh.
langit telah ditabuh, putik bunga telah dilabuh...
rindu yang kucinta, kapan engkau memiliki tubuh?
tuhan yang maha, kapan doaku kau sentuh?
Saturday, July 6, 2013
I am thinking about obsession
It just I was pretend to be strong. If I were built by words, what am I if you think every second and now it's fake, shit, and goddamn worthless. How worth gold is, if you happen seeking God's heaven?
And so, I'm thinking back and forth. I will try as far as my limit...
I'm trying to recall as many as possible I could, yet I found empty house and long echoes of those I couldn't remember.
And here we are...
...Time doesn't heal, it change us.
Subscribe to:
Posts (Atom)