Monday, December 5, 2016

Verstehende

apa yang bisa dibangun dari kumpulan
sampah daun jambu dan mangga
sementara bapak dengan sarung
dan singlenya menatap jauh ke diri

daun-daun kasta terlapuk ini berada
dalam harmoni di ujung takdirnya
sementara pepohonannya bersitegang
hara manalagi punya siapa kini

bagi bapak perang ideologi menyedihkan
sungguh terasa nyata sementara
dirinya masih dipuasakan ibu
di kamar dan meja makan

"wah, pak andi semangat bersih-bersih ya"
teguran tetangga memang sering
terlihat menyenangkan dari kenyataannya

daun-daun menakzimi langit terakhirnya
sebelum berganti dengan kesementaraan
nyala merah teriakan pasrah dari
legam jasad yang berterbangan.

Medan, Desember 2016

No comments:

Post a Comment