Monday, June 25, 2012

Nostalgia

Akan menyenangkan apabila suatu saat pertemuan itu seperti janji-janji di kebanyakan cerita. Dan saat itu, apa yang mesti kita lakukan? Cerita apa yang kau ingin dengar? Apa kau masih pendiam? Apa kau sudah bahagia?

Dadaku bergemuruh hebat hanya membayangkannya.
...dan Rin, berapa lamakah lagi pertemuan itu akan datang?
Karena firasatku mengatakan, pertemuan itu sudah kita lalui. 
...berkali-kali...di dalam mimpi.
An, Taman Waktu

Friday, May 25, 2012

Sejauh Ini Hanya Luka

waktu kini tak teraba, antara kenangan dan tatapmu diseberang sana.
dahulu hilang, kini menatapku tak percaya.
bukti-bukti tak berguna, mata sayu itu menatap daging-daging luka.
dulunya luka kita serupa, kini kau menatapku tak percaya.
wangi masih sama, sedang satu sapa merobek sajak nama; namamu.
kau tersenyum hampir kuiikuti, sebelum kau bertanya sambil tertawa,
"kau masih terluka?"
"ya, aku pun tak percaya."

Saturday, May 12, 2012

Apa kau lebih suka menjadi badai? Yang sibuk datang lalu bergegas hilang. Meninggalkan puing dan segala hening yang jua berplintir. Apa kau lebih suka menjadi semilir. Yang tersipu di sore hari. Lembut dan sesekali menepuk pipi. Tapi kau menghilang tanpa peringatan, membiarkan kehilangan tanpa kebiasaan. Apa kau sungai? Yang mengalir membawa perasaan damai. Gemericik tawa dan laku di arus kebosanan. Ah, kau sungai, dimana kau hanyutkan hatiku? Apa kau langit. Awan yang tipis dan pembawa hujan yang kelam. Pasti kau mudah menemukanku, yang terserak di hamparan bumi yang putih.