Sunday, August 23, 2009

Salah Paham

Hati tak tenang...
Dan gurauan syaitan...
Menjadi awalan...
Perasaan yang gelisah...
Curiga tanpa alasan...
Menjadi kiasan...
Logika diputar...
Tanpa dasar pijakan...
Lalu menjadi alasan...
Untuk salah faham...

Tuesday, July 21, 2009

Sepuluh tahun di depan engkau duduk,
Tangismu membeku kemarau pun bisu,
Detik berlalu dan hatimu tlah melapuk,
Pun daun musim ini tlah layu,

Simpul simpul bulan tenggelam,
Bisik bisik malu bintang tenggara,
Buih buih simpan saja semalam,
Layang layang besok takkan terbela.

Wangi tidurmu dalam selimut awan,
Takkan hilang walau hujan bertamu,
Namun, luka yang kau pendam,
Takkan bisa walau aku yang membiru,

Jauh sekali rasaku ternanti,
Bila pun cahaya bisa hidup sekali,
Ilusi kah kan trus kau tercari,

Lepas dan bebas,
Waktu dan semi kan bias,
Lalu engkau merpati pagi,
Pergilah mencari pelangi abadi.

Stabat, 21 Juli 2009

Friday, July 17, 2009

Bahagia dalam Luka


Dalam hitam murka,
Kau tulis syair bertinta darah,
Terlukis benci putri namira,
Berbalut luka masa lalu,
Kau hantamkan air mata,
Dan inilah yg kita sebut cinta.

Kau diam senyap mengatup,
Berhias kesepian pulang pelita,
Bintang tak datang angin tlah trtidur,
Lantas kau bicara tanpa kata,
Bernyanyi tanpa nada,
Dan inilah yang kau suka.

Kau terpesona akan hujan,
Berlari tanpa arah,
Sekali kali kau berlirih perih,
Matamu tertutup dan hatimu berkata "sakit, sakit, sakit"
Dan inilah saat dimana kau bahagia.