Kau di kantung mataku, semakin berat untuk tak memimpikanmu. Tapi kau di kantung mataku, penyakit sebab rindu.
Friday, July 17, 2009
Bahagia dalam Luka
Dalam hitam murka,
Kau tulis syair bertinta darah,
Terlukis benci putri namira,
Berbalut luka masa lalu,
Kau hantamkan air mata,
Dan inilah yg kita sebut cinta.
Kau diam senyap mengatup,
Berhias kesepian pulang pelita,
Bintang tak datang angin tlah trtidur,
Lantas kau bicara tanpa kata,
Bernyanyi tanpa nada,
Dan inilah yang kau suka.
Kau terpesona akan hujan,
Berlari tanpa arah,
Sekali kali kau berlirih perih,
Matamu tertutup dan hatimu berkata "sakit, sakit, sakit"
Dan inilah saat dimana kau bahagia.
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment