Apakah mereka jatuh cinta? Igauku. Tidak, mereka terluka. Jawab bulan sambil menunjuk kawah-kawah di sekujur badannya. Apakah mereka sembuh? Sambungku. Tidak untuk waktu yang singkat. Bulan berbalik, menarik awan-awan kearah wajahnya. Kalau begitu jangan bangunkan aku.
Hari semakin dingin, angin berkerumun sedih di lingkar tubuhnya yang mendekap. Bulan di barat semakin lara dibuatnya.
Rin : Ruhnya semakin dekat ke bumi. Kabut mengitarinya. Sebelum matahari berganti menjaganya, bintang-bintang berkerumun lekat di piyamanya. Mereka menyisipkan sepotong kue.
Tapi engkau bahagia. Bulan menyeka airmatanya. Ia masih tertidur. Ia mengukir senyum.
An : Sejak saat itu, kami tak pernah bertemu purnama.
No comments:
Post a Comment