Saturday, April 16, 2011

Untuk Pengkhianat

hmmmpph,
kau hirup dalam-dalam
sedikit jeda kau sengaja
dan kau lanjutkan bicara, "bla bla bla..."
"ini agama...ini tuhan...dan sebagainya..."
tepukan tangan kah kau harapkan?
dengan taburan confetti tatapan mata
kau pun menjadi tuhan yang fana

apa kau tak gerah?
bergeliat atas nama ilah
sementara di hatimu menggumpal rasa pongah!!
cih, aku mau muntah!

Tuesday, April 5, 2011

Do' a yang Gugur

kukirim do'a-do'a yang berbaris
berterbangan menuju langit

di luar sana, gemerlap bintang dan temaram bulan
sayu do'aku terhempas angin, kesana kesini
akan kah sampai padamu?
hening kupaksa datang
dalam diam aku gamang
sebulir air pun menepi

entah seseorang disana
bersimpuh pada tuhannya
meminta banyak tentang namaku, begini begitu
bersayaplah pintanya menuju langit
pada langit ia menatap
akan kah sampai ? akan kah sampai ?
dia cemas bertanya

di langit sana, doaku dan pintanya bertemu
tapi, tuhanmu dan tuhanku tak setuju
tak jadilah ulat menjadi kupu-kupu
tak jadilah si jelek menjadi angsa
tak jadilah semua mimpi menjadi nyata

tinggal serbuk putih yang berterbangan
entah kemana, terpisah tak tersatukan

Monday, March 14, 2011

Dermaga

telah ku angkat sauh,
menjauh dari dermaga hatimu..
terlalu lama terbuai,
di kotamu yang mulai sepi..
tak kutemukan lagi karnaval,
hanya pekuburan yang kian bertambah..
adanya kulupa hembusan angin,
dan cipratan badai musiman..
aku menua dalam ingatan, pilar mulai merapuh,
dan segala tentangmu hanya isapan..
muak, marah, gerah,
lalu sedih dan lunglai dalam kecewa..

gagak lalu berkumpul,
berbicara tentang bangkai..
adakah namamu disana?