Wednesday, February 22, 2012

Puisi Cinta

kau dan aku adalah tanah
keinginan adam dan aku adalah
hawa dan kau tak dipisah
keras dan liat saat kering dan basah

jangan kau ulangi lagi mimpi
yang kau kata ingin menjadi pelangi
karena selamanya, pada bunga aku hanya menjadi duri
jika kau bukan mawarnya, maka aku tak berarti


Peng(aku)an

dibawakan merpati keujung khatulistiwa
tempat kau bercinta dengan harta dunia
saat kau menerimanya
aku lebih bahagia dari apa yang di tawarkan tuhan di surga
karena benciku di dalam dada
adalah akhir ceritamu kekal di neraka

jauh sebelumnya...
kutuliskan surat perceraianku kepada kehidupan
kematianku tak kan mengguncang hatimu
tapi kutukan, bisikkan piluku tlah berpindah padamu
akankah kau baca, paradoks cintaku yang tak berkesudahan?

Tuesday, February 21, 2012

Ruang Putih, Dindingnya Di Cat Merah

hatiku yang retak
kini dingin bergemeretak
dan puluhan serpihannya terserak

hati, berhentilah berdetak
kenangan-kenangan terus mengerak
sedang kepiluan kian mengombak

hati, berhentilah bergerak
sedih dan sepi terus membengkak
sedang cinta kian terinjak

mati, jemputlah hati