Lalu terhempas keras pada kenyataan
Tak lebih hebat dari
Menjadi lembut yang susut
Lalu koyak tersayat
Tak juga lebih hebat dari
Rusak tak diinginkan
Menua karena penantian
Tak lebih hebat dari
Sederhananya kehilangan
Kau di kantung mataku, semakin berat untuk tak memimpikanmu. Tapi kau di kantung mataku, penyakit sebab rindu.