Friday, June 24, 2011

Kemarau

Di tamanmu, petiklah bunga yang kau suka. Capung dan kupu-kupu sudah tak lagi datang kesini. Sebentar lagi musim kemarau. Bagian mana yang kan kau biarkan mengering gersang tanpa kehidupan. Biarkan saja, mawar lain lagi akan tumbuh disana. 
 
Di tamanmu, tak kan lagi kau temukan teratai yang malu-malu. Sebab kemaraumu kali ini, hanya menyisakan duri bagi yang memaksa. Dimana lagi kau simpan...benih-benih bunga matahari. Kemaraumu tak lagi bilang permisi, untuk menjadi tunggal penyulut siangmu.

Bawakan aku segenggam tanah tamanmu. Segenggam saat kau bakar seluruh lainnya.
Katakan salam, pada mataharimu.

2 comments: