Kau di kantung mataku, semakin berat untuk tak memimpikanmu. Tapi kau di kantung mataku, penyakit sebab rindu.
Thursday, January 7, 2010
Kawan ?
kawan...
biarkan aku datang
membasuh sisa-sisa airmatamu
lalu kutegarkan hatimu
kawan...
kau suka bermuram
biar luka meledak berhambur
kawan...
aku hanya pengelana
terkadang egoisku bergolak
dan kau pun jadi saksi khianatku
kawan...
kau semakin tersungkur
dan akhirnya kau memilih takabur
kawan...
hanya begitu persahabatan kita
lalu semua aibmu kubuka
cacianmu semua kuterima
akhirnya tali itu musnah tak bersisa
kawan...
terkadang nikmat membutakan mata
akan waktu yg terus berdetik mundur
kini kita hanya insan yg futur
kawan...
entah kapan dan dimana
bersama sesal tak guna
kata maaf pun tak bisa
waktu tak bisa kembali
dan dalam diam aku binasa
mungkin kau juga disana
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
No comments:
Post a Comment