Ada masa yang sengaja kita tak beri nama, apalagi prasasti. Agar bila kelak ia terkubur dalam hijau, tak ada patah-patah kesengajaan dalam hati. Sesuatu yang tak kau miliki kekuatan atasnya, dan waktu akan membantu. Jika ia tak pulih, setidaknya tak satupun dari kita menjadikannya dalih.
Sebab itu bila kau temukan rongga ku semakin bersekat, adalah kesengajaan agar kau tak kembali tersesat. Jiwaku, terlanjur pekat.
No comments:
Post a Comment