nihil kata tuk kukatakan
salah paham terbentang sepanjang jurang
dan diantara reruntuhan di tepinya
adalah bunga-bunga kenangan
dimana hujan
yang kabarnya penghapus gersang
apa kukira bahkan pelangi pun kan kau coba luruskan?
aku lempari awan dengan makian
berharap badai bergumpal berdatangan
aku mengharapkan hujan
tuk menghapus kehausan yang menyiksa
tadinya aku menunggu dengan malu
kini sudah jemu hingga bunga rinduku layu
No comments:
Post a Comment