sudah makan? aku masih punya jeritan panjang dan airmata kehilangan.
kau ingin kenangan? ada sekotak lagi buat esok malam pekuburan
dililit dosa yang terhunus-hunus. pun masih kita telan.
separuh dari santapan siangmu tak ada dikenyataan.
biar kupesan secincang kenangan yang matang dalam gelap.
dan kau pun bisa mati telentang dalam kesakitan. terima kasih.
tapi maaf, sedihmu bukan jenis sarapan yang biasa kumakan.
No comments:
Post a Comment