Saturday, September 4, 2010

Pulang

apa yang kulakukan, bersimpuh beradu lengan.
katakan setiap duka karena sembilu lidahku.
tak usah sembunyikan, biar dosa semua kusimpan.
rapat rapat kutahan, berbalut air mata membeku.

biru, tak seperti langit pagi
saat mentari jujur katakan aku tak ingin pergi.
maka mendunglah itu hari.

biru, tak seperti duga prasangka.
saat aku alpa katakan cinta, dan kau pergi bersama kecewa.
maka berkabunglah itu hati.

sakitnya tak seberapa, usah kau tanya.
hidup itu terlalu berharga, ah sudah sering kudengar.
yuan, kau bilang kau pergi ke kota raya.
baiklah, sekarang jariku cemas bergetar.

aku duduk terdiam di taman waktu.
saat detik tak urung beranjak berdetak.
dan masih surut perasaan melampau.
aku diam dan tak ingin lagi bergerak.

2 comments:

  1. eh, ada nama nisa nyaa..
    kolaborasi ?

    ReplyDelete
  2. engga...
    cuma kupinjem aja...
    bagus sih namanya...

    ReplyDelete