sesederhana tulisan ini dibuat,
seumpama aliran air di sungai,
selayaknya langkah kaki ketika berjalan,
kata siapa aku menulis ini dengan tangan?
air itu melayang sekali-kali di udara
selayaknya langkah kaki ketika berjalan,
kata siapa aku menulis ini dengan tangan?
air itu melayang sekali-kali di udara
dan kita bisa terbang jika menghendakinya.
lalu, kenapa kita duduk di sini menegakkan punggung atas nama perbandingan semu?
No comments:
Post a Comment